kampung ini juga dikenal sebagai Kampung Morokrembangan RW 008. dulunya memang penduduknya tinggal di kompleks bumi moro namun sejak bumi moro akan dibangun sebagai pangkalan udara maka penduduk tersebut pindah kesebuah daerah yang dulunya adalah sebuah rawa yang kemudian direklamasi menjadi sebuah daratan dan pada akhirnya terciptalah sebuah kampung yang dinamakan Kampung Morokrembangan RW008 dan yang terlaetak dijalan kalianak disebelah barat SPBU kalianak lebih jelasnya sebagai berikut
tampilan sebelah barat
1. line Z jurusan Benowo-JMP
2. line J jurusan Kalianak-ngagel
3. line perak jurusan kendung-perak
4. line SG (Surabaya-Gresik) Gresik-jmp
PENCAHARIAN WARGA
Sebagian Penduduk di Kampung Morokrembangan RW 008 bermata pencaharian sebagai
Nelayan : dimana Kampung Morokrembangan RW 008 merupakan pengekspor rajungan terbesar seSurabaya
Manggang Ikan : selain dikenjeran, di Surabaya di Kampung Morokrembangan RW 008 juga memproduksi ikan panggang
selain itu banyak juga warga Kampung Morokrembangan RW 008 menjadi buruh, tukang dll.
KEBUDAYAAN
Dulu di saat Kampung Morokrembangan RW 008 baru tercipta tempat ini sangatlah kotor dan kumuh pada akhirnya mendatangkan banyak sekali penyakit yang menyebar sangat cepat pada akhirnya RW Kampung Morokrembangan RW 008 mendata bahwa jumlah kematian lebih besar daripada jumlah kelahiran. Berbagai cara kebersihan telah dilakukan.kemudian salah satu sesepuh di Kampung Morokrembangan RW 008 menyarankan adanya acara adat kendhit kambing yang di siarkan setiap 5 tahun sekali dimana adat tersebut warga Kampung Morokrembangan RW 008 selalu menyembelih kambing yang kemudian dagingnya dimakan oleh seluruh warga Kampung Morokrembangan RW 008 dan ke 4 kakinya dimakamkan dipojok kampung, sementara kepalanya di kubur ditengah kampung sebagai simbol doa kepada Tuhan Yme. karena upacara adat tersebut diselenggarakan 5 tahun sekali, ditakutkan oleh seorang Mudin bahwa adat tersebut akan dilupakan oleh generasi penerusnya. pada akhirnya upacara tersebut diganti dengan adat yang baru bermakna sama yang disebut dengan Sedekah Bumi yang diadakan 1 tahun sekali, yaitu pada saat ulang tahun Kampung Morokrembangan RW 008, dimana upacara adat ini warga Kampung Morokrembangan RW 008 menyemblih ayam jawa untuk dipanggang, kemudian dimakan secara bersama oleh seluruh warga Kampung Morokrembangan RW 008, ditutup dengan pelepasan prahu kecil ke laut sebagai tanda doa kepada Tuhan Yme. agar dijauhkan oleh segala musibah. tak selesai hanya pada acara itu pada malam harinya RW Kampung Morokrembangan RW 008 menggelar pesta rakyat yang di iringi oleh kesenian jawa timur yaitu ludruk
demikian yang dapat saya sampaikan mengenai MENGENAL KAMPUNG MOROKREMBANGAN RW 008 SURABAYA semoga bermanfaat terimakasih wasalam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar